cara mengenal karakter khodam pusaka
semarmesem | Uncategorized |

Untuk membuat suatu pusaka, dibutuhkan serangkaian proses yang panjang. Mulai dari memilih logam yang tepat. Lantas, logam itu dipanaskan,ditempa, dilipat dan ditempa kembali berulang-ulang. Lantas membentuk pamor atau guratan pada bilah pusaka tersebut.

Ada kalanya, gambar pamor yang muncul dari proses penempaan logam keris ini terjadi dengan sendirinya diluar rencana sang empu. Dari pamor yang muncul tidak sesuai rencana tersebut, menjadi suatu magnet energy yang mengundang tuah makhluk gaib di sekitarnya.


Pada jaman sekarang pun banyak dibuat keris-keris baru yang bentuk dapur dan pamornya seringkali tidak sesuai dengan pakem keris yang berlaku. Keris-keris itu adalah hasil kreasi seni perkerisan pada jaman sekarang yang sering disebut sebagai keris kamardikan, keris jaman kemerdekaan.


Mengenai bentuk-bentuk fisik keris, bentuk dapur dan pamor keris, dsb, sebenarnya Saya tidak banyak mendalaminya, karena seringkali bentuk fisik keris itu bukanlah asli kreasi sang empu keris, kebanyakan adalah bentuk pesanan dari si calon pemilik keris. Sehingga seringkali bentuk fisik kerisnya tidak sejalan dengan perwatakan asli gaib kerisnya.

Walaupun tidak banyak manusia yang menyadarinya. Karena itu seringkali
Saya terpaksa harus melihat dulu satu per satu keris-keris tersebut untuk lebih dapat mengetahui sisi kegaiban dan perwatakan kerisnya.

Lagipula kondisi kegaiban dan tuah sebuah keris pada masa sekarang mungkin tidak lagi sama persis seperti ketika pertama keris itu dibuat.

Secara umum, keris-keris dengan dapur dan pamor yang sama memang sifat tuahnya sejenis, karena para empu pembuatnya juga mengikuti norma pakem / keseragaman kebatinan perkerisan. Tetapi selain tuahnya, ada sisi lain yang juga harus diperhatikan, yaitu karakter gaib keris.


Walaupun keris-keris yang bentuk dapur dan pamornya sejenis biasanya bentuk tuahnya juga sejenis, tetapi karakter gaibnya tidak persis sama, misalnya pada keris-keris yang bentuk dapur dan pamornya sama, ada yang karakter energinya halus, ada juga yang tajam, ada yang hawa
auranya halus dan teduh.

Ada juga yang keras dan panas, sehingga keris-keris yang sejenis dapur dan pamornya itu pengaruhnya pada setiap orang tidak selalu sama.

Contohnya adalah keris-keris yang karakternya keras dan sifat energinya tajam, biasanya sangat baik untuk kesaktian dan penjagaan gaib, tetapi sifat energi tajamnya itu berlawanan dengan urusan kerejekian.

Begitu juga dengan yang karakternya keras dan panas, biasanya cukup baik untuk fungsi kewibawaan dan kekuasaan. Kalau pemilik keris-keris itu seorang bos besar / pemilik usaha / kepala kantor, mungkin tidak masalah. Tapi kalau pemiliknya seorang pedagang, petani atau karyawan biasa, bisa jadi masalah.

Keris-keris yang berkarakter keras dan panas juga dapat menjadi masalah lain bagi pemiliknya. Ketika masih berusia muda, penyatuan karakter keris yang keras dan panas akan menambah semangat dan
kekerasan watak, tetapi ketika sudah berusia tua, seseorang akan mudah sakit-sakitan karena kondisi fisiknya tidak dapat mengimbangi energy panas kerisnya.

Kecuali ia memiliki kekuatan kebatinan yang tinggi yang bisa mengimbangi panas aura energi kerisnya. Aura panas keris juga dapat berpengaruh pada anggota keluarga yang tubuhnya atau
psikologisnya sensitif, dan dapat juga membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman, memudahkan terjadinya pertengkaran.

Tuah dari masing-masing keris mungkin bisa diketahui dari bentuk dapur dan pamor keris, karena masing-masing empu keris juga mengikuti pakem kebatinan perkerisan yang seragam, tetapi tentang karakter gaib keris lebih banyak diketahui dengan rasa, secara kebatinan, tidak ditentukan oleh fisik keris.

Menayuh dengan model ayunan / pendulum cukup baik untuk menanyakan tentang sifat karakter gaib keris dan pengaruhnya pada pemiliknya.

Chat WhatsApp Langsung Disini