orang berjodoh wajahnya mirip

3 Sebab yang Membuat Orang Jodoh Wajahnya Mirip

semarmesem | Artikel | ,

Apakah Anda pernah berpikir mengapa suami istri bisa memiliki wajah yang hampir mirip? Pernahkah Anda penasaran mengapa wajah suami istri kok bisa mirip kayak kakak-beradik? Apa yang menyebabkan demikian? Apakah jodoh ditentukan dari faktor kemiripan wajah?

Tentu Anda pernah dan sering melihat pasangan suami istri yang wajahnya begitu mirip? Meski bentuk wajah mereka tak mesti sama, tapi ada aura yang begitu mirip satu sama lain. Walau tidak bagai pinang dibelah dua, hanya saja melihat keduanya seperti ada kemiripan yang begitu kental dan melekat daripadanya.

Dilihat dari ilmu psikolog, ada alasan yang sangat masuk akal mengapa wajah pasangan suami istri bisa begitu mirip satu sama lain. Tentu saja sangat menarik untuk kita ketahui.

Berikut adalah alasan paling kuat sekaligus fakta kenapa wajah suami istri bisa mirip satu sama lain, diantaranya adalah :

1. Dari Awal Memang Mencari yang Mirip

Dalam mencari jodoh, sering kita tak menyadari kalau kita mencari seseorang yang memiliki persamaan dengan diri kita meski tak harus yang sama-sama persis. Tak terkecuali soal wajah dan penampilan mereka.

Pada umumnya dan menjadi faktor kebiasaan dari penglihatan kita akan melihat seseorang yang memiliki kemiripan dengan kita itu menarik atau lebih terlihat atraktif.

Dari otak kita memiliki asosiasi tersendiri bahwa hal-hal yang simetris itu tampak lebih menarik. Sehingga, ketika kita melihat seseorang yang punya sedikit kemiripan dengan kita, kita akan mudah jatuh hati padanya. Mengejutkan bukan?

Sebagian kaum wanita sampai-sampai ada yang sengaja mencari pasangan yang begitu mirip dengan figur ayahnya. Kalau sudah begini, jelas yang dicari adalah yang juga sedikit mirip dengannya.

Jika dari awal memang sudah menemukan yang mirip, maka ketika sudah menjadi suami istri kemiripan itu akan semakin kuat dan lekat.

2. Makin Sering Bersama-Sama Makin Mirip Satu Sama Lain

Alasan kuat kemiripan wajah menurut sejumlah penelitian psikologis memaparkan “semakin sering pasangan menghabiskan waktu bersama-sama, semakin mirip mereka satu sama lain. Hal ini karena kebiasaan mereka saling menyatu dan bisa mempengaruhi satu sama lain.”

Jadi, jangan kaget apabila tiba-tiba wajah Anda mirip dengan pasangan Anda!

Sebagai pasangan, ada banyak pengalaman dan momen yang dihabiskan bersama. Mulai dari melakukan rutinitas harian bersama hingga soal makanan pun dinikmati secara bersamaan.

Pengalaman-pengalaman tersebut mengubah diri pasangan sedikit demi sedikit. Apalagi ada kecenderungan diri seseorang untuk meniru atau mengikuti kebiasaan orang yang dicintai. Makin banyaknya muncul kesamaan soal kepribadian dan keseharian, maka makin miriplah wajah mereka satu sama lain.

3. Emosi yang Dirasa Bisa Mengubah Karakter Wajah

Seorang psikolog barat mengungkapkan bahwa emosi atau perasaan yang selaras bisa mempengaruhi krakter wajah seseorang. Perasaan yang selaras ini bisa terjadi karena sering hidup bersama-sama.

Dikarenakan manusia punya rasa empati, tak jarang jika emosi dan reaksi yang ditunjukkan disesuaikan dengan orang di dekatnya.

Otot-otot tubuh bisa berkembang atau berubah sesuai dengan kegunaannya. Sebagai contoh, pasangan yang sering tertawa bersama akan memiliki pola kerutan yang sama di wajahnya. Kalau sama-sama suka mengobrol, maka struktur pipinya akan ikut berubah.

Emosi yang kita rasakan setiap hari bersama pasangan tercinta akan berpengaruh ekspresi wajah yang terpancar. Baik itu emosi marah, stres, cemas, maupun bahagia, semua itu bisa membuat aura wajah berbeda.

Nah, untuk Anda yang saat ini sedang galau tak kunjung mendapatkan jodoh atau pasangan. Ikhtiar yang batiniah yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memanfaatkan Sarana Batu Mustika Semar Mesem. Sarana pengasihan yang telah diisi energi Ibu Dewi gayatri.

Bermanfaat meningkatkan pesona diri dan memudahkan Anda menemukan pasangan yang tepat sesuai dengan yang Anda inginkan selama ini.

rahasia semar mesem

Rahasia Filosofi Semar dan Punakawan dari Sudut pandang Islam Jawa

semarmesem | Uncategorized | , ,

Pada mula kemunculan ajaran Islam di tanah Jawa, wayang kulit yang merupakan budaya lokal telah mengalami berbagai macam perubahan. Pada masa masuknya islam era walisongo, terutama pada era Sunan Kalijaga. Wayang kulit disesuaikan wujud dan istilah penyebuatannya, sesuai dengan budaya masyarakat pada masa itu.

Read more “Rahasia Filosofi Semar dan Punakawan dari Sudut pandang Islam Jawa”
Chat WhatsApp Langsung Disini